Kapolda Sumatera
Utara Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo mengatakan, 4 tersangka pengedar 4,25
ton ganja yang ditangkap Polresta Medan, akan
dikenakan hukuman mati.
"Kita akan jerat pelaku pengedar narkoba dengan hukuman mati dalam berkas acara pemeriksaan (BAP) yang dibuat penyidik kepolisian," kata dia di Mapolresta Medan, Senin (26/1/2014).
"Kita akan jerat pelaku pengedar narkoba dengan hukuman mati dalam berkas acara pemeriksaan (BAP) yang dibuat penyidik kepolisian," kata dia di Mapolresta Medan, Senin (26/1/2014).
Eko mengatakan, 4 tersangka yakni M (33), FF (35), M (40) dan Z (33) ditangkap
Polresta Medan sedang membawa 4,25 ton ganja dalam truk tronton BK 9640 DI,
saat melintas di Jalan Medan-Binjai KM 15 Diski, Sabtu 17 Januari malam.
Ganja yang dibawa mobil tronton tersebut, lanjut Eko, dimasukkan ke dalam goni
yang berjumlah 96 goni yang dibawa dari Provinsi Aceh. Pihaknya berharap,
pengadilan dapat menjatuhkan hukuman terberat berupa hukuman mati terhadap 4 tersangka
itu.
"Apalagi, saat ini negara juga cukup tegas dalam memberantas peredaran
obat-obatan berbahaya bagi kesehatan manusia, dengan mengeksekusi mati para
bandar narkoba," tegas dia.
Eko menyebutkan, ganja ini berasal dari Aceh dan akan dibawa ke Jakarta.
Bahkan, salah satu dari 4 tersangka itu terpaksa ditembak kakinya karena
berusaha melawan.
Sedangkan, penyandang dana atau bandar narkoba tersebut masih dalam pengejaran
aparat kepolisian. "Kita akan menindak tegas dan memberikan hukuman berat
terhadap pengedar dan bandar narkoba yang
merugikan masyarakat," tandas Eko. (Ant/Rmn)
Salam : Aceh Simpul
0 komentar:
Post a Comment